Categories
Pendidikan

Filsafat, Objek dan Tujuan Filsafat Dakwah

Filsafat, Objek dan Tujuan Filsafat Dakwah

Filsafat, Objek dan Tujuan Filsafat Dakwah
Definisi Filsafat A. Dakwah


Menurut Sukriyanto, filsafat dakwah adalah hubungan dan realisasi keyakinan manusia dengan Islam, Tuhan dan agama alam (lingkungan, dunia). Pembicaraan filsafat dakwah tampaknya sama dengan teologi atau karya tauhid.
Sementara itu, menurut Syukardi Sambaş, yang mendefinisikan filsafat dakwah berdasarkan pada pemahaman makna kebijaksanaan yang diambil dari Al-Quran. Ini kemudian dikaitkan dengan pemahaman filsafat dakwah, yang merupakan pemikiran dasar, sistematis, logis, dan komprehensif tentang daah Islam sebagai sistem pelaksanaan ajaran Islam selama berabad-abad.

Objek filsafat dakwah

Membahas objek filsafat dakwah berarti membahas fokus yang akan menjadi studi filsafat dakwah. Obyek material, filosofi dakwah akan bekerja pada Tuhan, manusia, lingkungan dan ajaran Islam. Tuhan, yang mengirim ajaran kepada Rasul, adalah sumber kebenaran dan sumber tujuan yang harus dicapai oleh manusia. Karena itu, Tuhan harus dikenal, dihayati dan dipahami sehingga manusia dapat melayani dan bersyukur untuknya.
Khotbah tidak berhasil ketika tidak ada manusia. oleh karena itu, perdebatan tentang orang menjadi objek material daah. Siapa manusia, apa sifat manusia, apa kewajiban manusia, bagaimana orang berkembang, dll. Kegiatan dakwah juga harus melihat lingkungan sebagai tempat untuk berdakwah. Salah satu keberhasilan dan kegagalan dakwah ditentukan oleh faktor lingkungan. Dakwah tidak dapat berjalan dan gagal jika komunitas di lingkungan tertentu tidak mendukung kegiatan Dakwah.
Demikian pula, ia mengajarkan ajaran Islam sebagai pesan kebenaran untuk ditangani dalam filsafat wah. Pesan kebenaran harus disampaikan dengan menggunakan berbagai strategi, metode, dan cara yang disesuaikan dengan pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Untuk membedakan filosofi Dabah dari ilmu lain, perlu dirumuskan objek resmi dari sebuah khotbah filosofis. Menurut Sukriyanto, tujuan resmi filsafat dakwah adalah untuk mempelajari seperti apa sifat dakwah itu. Namun, Suisyanto mengatakan bahwa objek resmi filsafat dakwah adalah upaya untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang proses pengajaran ajaran Islam.

Tujuan Filsafat Dakwah

Secara umum, tujuan mempelajari filosofi Dakwah adalah untuk membekali siswa atau dai untuk berpikir kritis, analitis, dan sistematis untuk mengembangkan kegiatan dan mengatasi berbagai masalah publik, dan untuk menawarkan solusi alternatif untuk menyelesaikan masalah ini.

Tujuan khusus mempelajari filsafat dakwah adalah:
1. Siswa memahami bahwa Islam adalah agama propaganda yang harus ditransformasikan menjadi manusia.
2. Siswa atau pengkhotbah dapat menjelaskan kemenangan Islam sebagai bagian dari sistem kehidupan manusia.
3. Siswa atau pengkhotbah dapat menggunakan logika Tuhan dengan lebih baik dalam perkembangan Islam.
4. Siswa atau dai dapat memahami ontologi, epistemologi, dan aksiologi dakwah.

Dari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kegiatan diseminasi adalah fenomena sosial yang dapat diselidiki dan dianalisis dalam teori khotbah yang dapat digunakan untuk mengembangkan beasiswa misionaris. Dibutuhkan landasan filosofis dan kerangka kerja untuk mendukung pencapaian tujuan-tujuan ini dan untuk berpikir sesuai dengan prosedur sistematis dan ilmiah. Oleh karena itu, filsafat dakwah menjadi ilmu dasar yang berhubungan dengan pengembangan persekutuan dakwah dan juga dapat menyediakan ketentuan bagi peneliti dan ilmuwan yang merupakan ketentuan untuk mempertahankan aktivitas dakwah di masyarakat.

Sumber : https://materi.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *